SEO Otodidak vs SEO Kursus

SEO pada saat ini menjadi wajib hukumnya di dunia perbloggingan, seorang bloger newbie pun ingin bersaing dengan bloger lainnya untuk mendapatkan peringkat terbaik di Search Engine. Apa mungkin seorang newbie bisa mengalahkan atau minimal bersaing di halaman pertama SERP Google?, jawabannya tidak ada yang tidak mungkin, asal niat dan mentekuni ilmu SEO yang terus berkembang.

Mungkin basa-basi diatas adalah untuk membuat semangat para bloger pemula yang ingin mencoba bersaing di dunia per-SEO an ini. Tapi dengan semangat pun tidak cukup tanpa take action, kita tidak akan tahu kondisi dilapangan jika kita tidak mencoba terjun secara langsung. Saya pribadi adalah termsuk seorang newbie yang mempunyai kemampuan SEO tanpa kursus atau secara otodidak. Modal saya cuma kuota internet, bahasa inggris yang pasif dan sedikit kemampuan coding PHP yang didapat pada masa kuliah 7 tahun lalu.

Dunia blogging pada waktu itu tidak seperti sekarang, dulu SEO masih dianggap tidak penting untuk saya. Pada jaman dahulu untuk mendapatkan peringkat google yang baik cukup dengan menungkatkan jumlah pengunjung blog saja dengan cara apapun, sehingga para pemilik website atau blog banyak menyerbu situs-situs PPC (Pay Per Click) dan Auto Surf yang sangat banyak pada waktu itu.

Beda halnya seperti sekarang, search engine Google lebih menghargai sebuah konten original dibanding jumlah trafic yang banyak tetapi tidak natural. Jadi, jika kita memiliki konten yang bagus dan original maka google akan menghargainya dengan menempatkan posisi halaman blog kita di tempat terbaik. Meskipun blog kita terbilang blog baru dan berumur masih sangat muda.

Tetapi ternyata itu tidak mudah, karena kita juga harus bersaing dengan para bloger yang sudah mempunyai pengalaman dan para praktisi SEO yang terdidik dari sebuah tempat kursus . Mereka sudah mempunyai strategi khusus untuk mendapakan peringkat terbaik di SERP, sehingga merekalah yang akan menjadi persaing terberat kita sebagai Otodidakers SEO di pertarungan ini.

Untuk menjadi seorang praktisi SEO Otodidak yang berprestasi tidaklah sulit, asalkan kita fokus untuk mempelajari SEO dari sumber-sumber yang ada di internet. Saya dapat menjamin pelajaran yang didapatkan di tempat kursus SEO lebih sedikit dibanding ilmu yang didapat kita dari internet. Toh ini persaingan dunia online, pasti semuanya ada di internet kan?. Namun jika kita mengikuti kursus, kita lebih terstruktur dalam mempelajarinya, mereka dibuatkan modul khusus dan pelatihan yang bertahap sehingga lebih efektif dalam mempelajari sesuatu.

Oleh karena itu, saya sebagai praktisi SEO Otodidak akan mencoba membuktikan pemikiran saya bahwa menjadi praktisi SEO yang handal tidaklah harus mengikuti kursus, meskipun saya seorang newbie didalam perseoan ini.

TETAP SEMANGAT OTODIDAKERS!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *