Riding Test Oli Hi-Perf Racing Jakarta-Bandung Dengan Streetfire

Tes cb150R dengan oli Hi-Perf Sport+

DOHC Sang Penjelajah CB150R Streetfire

Dari maraknya artikel tentang oli motor Total di internet, sebagai orang yang sehari-hari menggunakan alat transportasi tersebut merasa penasaran menggunakan produk oli dari total. Menurut blog-blog yang sering membahas otomotif khususnya tentang sepeda motor, kualitas oli motor Total Hi-perf memang harus diperhitungkan karena produk ini akan menjadi momok yang menakutkan bagi produk oli lain untuk beberapa tahun kedepan.

Karena kebetulan ada liburan bulan Ramadhan selama satu minggu saya putuskan pulang kampung dulu ke Kota Bandung, saya berfikir apa salahnya coba kemampuan Si Oli Hi-Perf di CB150R tahun 2013 ane. Oli mesin yang pernah saya gunakan untuk Si DOHC penjelajah ini adalah oli SPX1 Orange, Motul Ester 5100 10w-40 dan Adv Ax7, saya memakai oli Spx 1 orange (sintetis) pada waktu motor dalam kondisi standar , oli ini memang sangat murah untuk ukuran oli sintetis dan menurut saya sangat cocok jika kondisi motor kita standar dari pabrikan. Sedangkan sekarang motor ane udah ga standar lagi diantaranya pake velg dan ban yang lebih lebar sehingga mulai terasa aga berat dan kipas radiator cepat on.

Selain mengganti rasio gear depan belakang menjadi 14-46 untuk memperingan beban mesin, saya coba beralih ke oli motor lain dengan viskositas yang lebih kental karena emang sudah rutin riding Bandung-Jakarta dan Jakarta-Bandung. Oli yang saya coba adalah Motul ester 5100 10w40 lebih kental satu tingkat dibanding SPX 1 orange 10w30, konon motul ini sangat direkomendasikan para pecinta touring, sebelum dipakai saya perhatikan berbeda dengan oli sebelumnya kemasan oli yang istimewa dengan harum seperti permen karet membuat saya terkesan dan pengen langsng mencobanya. singkat cerita saya install tu oli , hasilnya jreng jreng.. suara mesin lebih halus dari sebelumnya karena emang karakter mesin cibi berisik karena DOHC nya tapi sekarang terasa sedikit lebih adem sebelumnya. pada saat mesin hangat tarikan mesin aga berat mungkin karena oli cukup kental, tapi pas dipake gas ke Jakarta kualitas oli yang sebenarnya mulai terasa. Mesin panas tenaga makin menggila nafas gigi 1 dan 2 mulai terasa agak panjang. perpindahan gigi lancar banget jarang terjadi slip kopling. raungan kenalpot terasa lebih ngebas. bem bem… Cadas ni oli Bandung-Jakarta mesin terasa adem 1x istirahat di pom bensin Cipanas Puncak.

Sebelum saya coba Oli Total Hi-Perf pastinya browsing-browsing dulu di internet oli mana yang kira-kira cocok untuk cibi ane Racing atau Sport+ ?, setelah diperhitungkan akhirnya saya pilih Total Hi-Perf Racing 10w50 karena penasaran aja sama oli yang satu ini.

Untuk pertama kali saya starter mesin langsung menyala untuk memanaskan mesin. Putaran mesin halus hampir sama seperti Si ‘Motul’, menunggu beberapa menit kipas radiator belum menyala berarti kondisi oli masih dingin atau hangat sama halnya dengan Motul ketika masih kondisi baru. Kalo dibandingkan dengan Spx terasa lebih cepat panas dan suara mesin karakter DOHC CB150R sangat terdengar tidak jauh dengan Shell Ax7, bedanya tarikan Ax7 memang lebih enteng dikit. Tapi jika saya memilih diantara Spx1 sintetis dan Ax7, saya tetap unggulkan SPX karena sudah teruji konsumsi bbm lebih irit pada waktu motor saya standar dan gas buang dari knalpot tidak terlalu menyengat di hidung ketika mesin panas.

Sekarang kita coba riding dari pom bensin total sampai kontrakan, tarikan lumayan enteng, suara mesin halus meskipun tidak sehalus motul, suara kenalpot tidak terlalu ngebas tapi dibanding ax7 dan Spx mending ini. Saatnya uji oli menuju bandung, ini baru test ride, semua kondisi jalanan macet , padat merayap dan lancar akan segera dilalui. Brem.. Brem.. berangkat menuju Depok , kondisi jalan pada saat itu macet seperti biasa lah namanya juga Jakarta yang saya test disini perpindahan gigi/kupling. Overal untuk kerja kopling di jalan yang kondisi macet dan padat merayap motor masih nyaman digunakan, naik-turun gigi dan netral jika di stopan selalu lancar. Lanjut gas ke Bogor…, kondisi jalanan pada waktu itu sedang-sedang saja kadang lancar kadang padat merayap tapi pastinya jika kondisi lancar tarikan motor mulai terasa ada perbedaan, ketika di gas sampai rpm tinggi getaran mesin masih terbilang halus dan akselerasi juga terasa meningkat. Perpaduan karakter mesin DOHC honda dan oli total hi-perf mulai terasa ada perbedaan dari sebelumnya.

Setelah melewati Bogor dan Tajur tidak ada perbedaan kondisi jalanan, tetapi setelah terminal atau Kantor Polisi Tajur terlihat jalanan kosong dan lancar. Saatnya test oli ini di Rpm yang lebih tinggi, perlu diketahui untuk kondisi motor seperti CB150R yang saya miliki untuk mencapai RPM tinggi cukup mudah karena rasio gear sudah saya ganti sehingga nafas tidak sepanjang kondisi standar, maka performa motor akan terasa ketika di gigi 3 s/d 6. Overal sampai peristirahatan puncak performa motor saya masih fit tidak ada penurunan, ketika jalanan lancar pada posisi speed 90-100km/jam di gigi 5 getaran mesin masih terasa halus, perpindahan gigi tidak ada masalah selama perjalanan lancar dan motor masih terasa stabil di rpm tinggi. Ketika saya matikan mesin di tempat istirahat dengan engine off (udh pake saklar vixion), kipas radiator cuma nyala beberapa detik kemudian berhenti. wow…

Singkat cerita , Alhamdulilah akhirnya nyampe Bandung dengan selamat, kondisi motor tidak jauh dari awal tidak ada drop tenaga atau pun akselerasi dan masih sempet di test di Jembatan layang Pasopati sampai 121km/jam masih tetep stabil dan enak ditunggangi. Cuman rantai saya aja yang berisik karena menjadi longgar dan kering :D

Kesimpulan :

Dari pengalam 4 oli motor yang pernah saya coba, berdasarkan pertimbangan saya pribadi memilih Motul Ester 5100 10w40 dan Oli Motor Terbaik – TOTAL Hi-Perf Racing untuk performa dan akselerasi. Namun harga motul ester sekarang 145rb jadi kalo dompet lagi menipis sekarang saya punya alternatif lain untuk oli si Cibi. Selain tidak cepat panas, karakter ke dua oli ini saya rasakan tidak jauh berbeda untuk motor saya pribadi. Perlu diketahui hasil test ini mungkin berbeda dengan hasil test yang lain meskipun dengan menggunakan motor dengan spesifikasi yang sama, banyak faktor yang menentukan baik di dalam maupun di luar mesin. Terus terang saja saya coba oli Total Hi-perf karena mengetahui produk ini dari kompetisi Blogging yang diadakan dapurpacu.com, sebelumnya sama sekali tidak pernah mendengar nama oli tersebut. hehe..

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>